Bersepeda Jawa-Bali: Sebuah Catatan Bikepacker (Hari ke 3-b)

Sepeda kembali saya gowes. Jalanan relatif menurun. Ini benar-benar bonus, tidak perlu gowes sepeda sudah meluncur cepat. Tidak lama kemudian saya sudah masuk kawasan Ciawi. Terus sepeda saya gowes. Jalanan masih relatif datar. Lalulintas pun relatif sepi dengan kendaraan bermotor. Secara otomatis lalu lintas lancar dan tidak terjadi kemacetan. Di kondisi jalan dan lalu lintas apapun saya usahakan selalu tetap berdoa. Sambil bersepada santai, doa-doa tetap saya lafalkan. Sepeda terus melaju dan tak terasa saya sampai di simpang Tasikmalaya di kawasan Rajapolah. Beberapa saat saya berhenti di sini untuk ambil gambar/foto. Jalan ke kiri adalah arah ke kota Tasikmalaya sedangkan lurus adalah jalan layang ke arah Ciamis. Di bawah jalan layang adalah lintasan kendaraan ke arah Tasikmalaya dan rel kereta api. Saya ambil arah lurus naik jembatan layang menuju kota Ciamis. Setelah jembatan layang ada perempatan besar lengkap dengan lampu lalu lintas. Jalan ke arah kiri menuju Panjalu, ke arah kanan masuk kota Tasikmalaya, dan lurus arah ke Ciamis. Oh ini jalan ke Panjalu, arah yang dituju bapak dari Bandung tadi. Terus saya ambil arah lurus, arah kota Ciamis.

Simpang Tasikmalaya, Jawa Barat

Simpang Tasikmalaya, Jawa Barat

Ada kejadian yang tak terduga. Menjelang kota Ciamis jalanan menurun walau tidak terlalu tajam. Lalu lintas lumayan ramai. Saya berjalan dengan kecepatan sekitar 30 km/jam. Lumayan cepat untuk ukuran saya. Tanpa saya sadari sepeda sudah turun di bahu jalan yang penuh dengan batu dan kerikil. Sepeda oleng dengan cepat saya tarik kedua tuas rem. Sepeda berhenti dan beruntung saya tidak terjatuh. Saya berhenti sejenak untuk menenangkan diri dan mensyukuri apa yang baru saja terjadi. Dengan tenang saya tarik nafas dalam-dalam beberapa kali sambil mengucapkan syukur bahwa saya selamat. Tidak terbayangkan kalau saya jatuh dan badan terlempar ke badan jalan. Pasti saya sudah tidak selamat. Setelah tenang, kembali sepeda saya gowes. Kali ini saya lebih berhati-hati lagi. Terus sepeda saya kayuh dan akhirnya masuk kota Ciamis.

Gerbang kota Ciamis, Jawa Barat

Gerbang kota Ciamis, Jawa Barat

Target selanjutnya adalah kota Banjar. Sepeda terus melaju membelah kota Ciamis. Lewat kota Ciamis sepeda masih melaju dengan kecepatan yang relatif tinggi. Rasanya hari ini saya punya tenaga ekstra besar. Tidak seperti hari-hari sebelumnya saya banyak berhenti untuk beristirahat. Hari ini istirahatnya relatif sedikit. Tidak banyak ingatan saya tentang kondisi jalan antara kota Ciamis dan Banjar. Satu yang saya ingat, saya sempat berhenti di bengkel tambal ban untuk istirahat dan minum kopi instan. Tepat di depan bengkel ada patok jalan tertulis Banjar 13 km. Berarti kota Banjar masih 13 km dari sini dan saya masih di jalur yang benar, Jalur 3 di peta Google.

Kira-kira pukul 16:30 saya memasuki kawasan Banjar. Mungkin saya melewati pingiran kota. Di sebelah kiri jalan berderet tempat peristirahatan untuk sekedar melepas lelah. Lengkap dengan kios penjual beraneka makanan dan minuman. Posisi deretan kios terletak beberapa meter lebih tinggi dari badan jalan, tepat di kaki bukit. Lokasi terasa nyaman dan dingin ternaungi dengan pohon-pohon besar berdaun lebat. Saya berhenti di seberang deretan kios ini, sebuah rumah makan Soto Betawi Dapur Ibu Hj. Nia. Saya pesan seporsi Soto Betawi dan teh tawar. Dalam kondisi lelah dan lapar, makanan apapun enak rasanya. Rancu, apakah masakan benar-benar enak atau tidak, batasannya sudah bias. Yang paling penting saat ini adalah makan untuk mengisi tenaga yang hilang dan modal tenaga untuk esok hari.

Warung / Rumah Makan Soto Betawi Banjar

Warung / Rumah Makan Soto Betawi Banjar

Selesai makan saya tanyakan kepada bapak penjual soto lokasi pom bensin terdekat dari sini. Beliau menunjuk arah kanan dari warung. Di situ ada pom bensin. Jaraknya tidak lebih dari 200 m, tepat di depan pertigaan. Wah dekat pikir saya. Ada waktu sedikit luang untuk beristirahat di warung ini. Selanjutnya obrolan berlanjut. Bapak penjual soto bercerita, sekitar dua bulan lalu lewat tiga orang bikepacker dari Thailand. Kebetulan juga berhenti untuk makan di warung soto ini. Masih menurut bapak penjual soto, ketiga orang ini sudah bersepeda dari Thailand dan tujuan selanjutnya Yoyakarta. Setelah Yogyakarta tidak tahu ke mana lagi mereka pergi. Mungkin Bali. Beruntung salah satu dari mereka bisa berbahasa Indonesia karena pernah kuliah di UGM. Bapak penjual soto juga kagum dengan mereka karena petunjuk arah yang mereka gunakan hanya selembar peta.

SPBU 34.46302 Banjar, Jawa Barat

SPBU 34.46302 Banjar, Jawa Barat

Belum pukul 17:30 hari sudah mulai gelap. Memang, semakin ke timur matahari tenggelam semakin cepat. Ditambah lagi mendung tebal mulai menutupi langit. Sepeda saya gowes ke arah pom bensin. Posisi tepat di pertigaan besar sebelah kiri jalan. Lurus terus jalan ke arah Jawa Tengah, sedangkan jalan ke arah kanan menuju Pangandaran. Masuk pom bensin (SPBU 34.46302 Banjar) sepeda saya parkirkan di depan kantor. Di dalam kantor saya minta izin kepada petugas (wanita) pom bensin untuk bermalam di sini. Petugas mengizinkan saya untuk menginap di sini dengan syarat kondisi pom bensin apa ada. Tidak ada tempat yang layak untuk tidur. Tapi buat saya tidak masalah. Saya punya alas tidur dan seliput untuk tidur, sehingga saya bisa tidur di mana saja. Saya setuju dengan syarat yang diberikan. Dan lagi, hari sudah menjelang malam, saya tidak tahu lagi tempat untuk menginap di sekitar sini. Akhirnya sepeda saya parkirkan di teras kiri pom bensin. Tepat di sebelah kiri kantor ada pohon rambutan berukuran cukup besar. Sehingga posisi teras terasa lebih segar dan tidak terlalu tampak baik dari pom bensin ataupun dari jalan raya. Sebelah kiri kantor adalah jalan raya ke arah Jawa Tengah. Barang-barang mulai saya turunkan dari sepeda. Tak perlu istirahat lagi, saya segera mandi dan mencuci baju. Baju basah saya taruh di dekat mesin AC (pendingin ruangan) yang terletak di belakang kantor. Dengan bantuan udara hangat yang keluar dari mesin AC pakaian pasti cepat kering. Selesai urusan mandi saya mulai menulis catatan di teras dekat toilet. Duduk bareng pedagang kopi dan petugas pom bensin yang nonton pertandingan bola. Sambil menulis saya pesan kopi hingga dua gelas. Sungguh mengejutkan juga, ternyata hari ini saya bisa mencatat jarak tempuh sejauh 117.56 km. Terima kasih Tuhan !

Lokasi SPBU 34.46302 Banjar, Jawa Barat berdasarkan peta Google.

Lokasi SPBU 34.46302 Banjar, Jawa Barat berdasarkan peta Google

Selesai membuat catatan alas tidur saya gelar di teras samping kantor pom bensin. Badan saya rebahkan. Sebelum tidur saya kirim pesan singkat ke keluarga di rumah. Oh ya, seperti hari-hari sebelumnya saya selalu menginformasikan posisi saya setiap siang dan sore hari. Pagi hari menginformasikan kalau saya sudah akan berangkat dari tempat menginap dan malam menginformasikan kalau saya akan tidur. Selain waktu-waktu itu handphone dan blackberry device saya matikan dengan tujuan untuk penghematan baterai. Saya khawatir kalau baterai habis tidak ada tempat dan waktu untuk mengisi baterai. Pada akhirnya saya tidak bisa menghubungi keluarga di rumah.

Hari semakin malam. Kilat menyabar disertai gemuruh gluduk. Mata masih saja segar dan sulit untuk dipejamkan. Saya sempat berdoa “Tuhan, aku mohon turunkan hujan di tempat lain yang memerlukan. Jangan diturunkan di sini malam ini. Kalau di sini hujan, malam ini aku tidak bisa tidur karena kehujanan. Tolonglah aku ya Tuhan …” Mungkin mata baru bener-benar tertidur sekitar pukul 23:00. Tertidur pulas.

Kembali saya lampirkan catatan pengeluaran hari ini dan data yang dikeluarkan oleh speedo meter Cateye Velo 9.

Data pengeluaran (dalam rupiah) adalah sebagai berikut:

Toilet di SPBU Rancaekek

2,000

2 Botol Aqua (@ 1.5 liter) + Roti + Kopi Alfamart Nagreg

18,100

Nasi liwet + es buah soda gembira

42,500

Kopi Coffemix

2,000

Soto Betawi + teh tawar

17,000

Mandi si pom bensin

2,000

Kopi hitam instan (2 gelas)

5,000

Total :

88,600

Data speedo meter Cateye Velo 9 adalah sebagai berikut:

TM (Elapsed Time)

6:54:36

DST (Trip Distance in km)

117.56

AV (Everage Speed in km/hr)

17.0

MX (Maximum Speed in km/hr)

57.7

CAL (Calorie Consumption in kcal)

1808

CO2 (Carbon Offset in kg)

17.63

ODO (Total Distance in km)

307

Gedung BEJ, 16 Aug 2013

4 Responses to Bersepeda Jawa-Bali: Sebuah Catatan Bikepacker (Hari ke 3-b)

  1. Laura says:

    More! More! More! 🙂

  2. goo..gooo..gooooweser top.

  3. esha says:

    btw ngecharge baterai HPnya dimana?

    • Rudi K says:

      Hp hanya hidup sesaat pagi hari dan sore hari hanya utk kirim sms ke keluarga. Selebihnya off. Sempat charge HP dua kali saat di Yogya dan Blitar. Terkahir charge di penginapan sekita Terminal Ubung Denpasar malam sebelum pulang Jakarta dengan bus.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s